Sabtu, 27 Oktober 2012

better

“No matter who you are, no matter what you did, no matter where you've come from, you can always change, become a better version of yourself.”
― Madonna

“A lot of people are afraid to say what they want. That's why they don't get what they want.”
― Madonna


i wake up in this morning beside gossip infotainment in my room just like everyday. i was hungry and i found a POP MIE , instant meal. i just need some different. better. 

Kamis, 11 Oktober 2012

my home

"Yaudah sih, mampir bentar"
"Buru-buru amat, kesana dulu yuk"
"Rumahnya kan gak ada jam malem santai aja kan?"
"Rumah yang itu bagus banget, keren"

Eniwei, tiap hari ngider mulu...
Ya gimana lagi, banyak maunya..
Banyak urusannya...
Atau kadang ya cuman diada-adain aja
Tiap udah mau balik rumah,
ada yang asik sampe bikin jadi mampir
ketempat yang rasanya hot,
yang rasanya sensasional...
 
tapi ya tetep finally pulang kerumah..
karena cuman disana bisa nerima
apa adanya
tempat dimana kasih sayang dan pengorbanan
lebih nyata daripada sensasi

tempat yang,
kita nggak harus selalu dress-up
atau selalu wangi...
yang cuman jalan-jalan pake kolor..
dan berantakin  sana-sini
(nothing understand me more than my house)

Rumah itu ibarat seseorang.
tempat dimana pulang..
meskipun akhir-akhir ini punya jam malam,
karena yang jaga capek begadang nungguin pulang..
(new rule of the game)

tapi seneng juga akhirnya pulang...
ternyata cuman rumah
yang bisa paham, yang bisa bikin nyaman...

semua yang diluar cuman kayak refrensi..
yang sebentar-sebentar langsung basi..

apalagi sih yang dicari Nin? 


apakah ini
"memilih" atau "menyerah"
biarkan waktu yang jawab.














Sabtu, 29 September 2012

Berpetualang

Akhirnya kemarin backpacker-an
ke Bali, Lombok, Gili Trawangan.
Ga direncanain terlalu lama
Spontanitas aja.
Karena mindset  dari awal udah back-pack,
rasa-rasanya badan kayak udah disetting secara otomatis
buat menghadapi kemungkinan terburuk.
Tapi finally ga ada yang buruk, semua asik..
bahkan keren..
Ternyata key wordnya cuma satu..
Cara menghadapi semua yang menghadang
adalah dengan sikap yang "Fleksibel"
Bag-packer = Fleksibel
Melalui berbagai kemungkinan dengan berbagai keterbatasan
apapun bisa aja terjadi.

Misalnya aja, harus jalan pas ga ada kendaraan.
Ya, gak masalah juga.
Kalo capek ya berhenti...
Beda banget kayak biasanya kalo ada event yang on schedule
Kamar belum jelas pasti ribut,
Shuttle bus AC nya kurang dingin bakalan protes..
Ekspetasi emang bikin sakit kadang-kadang..
Kalau yang terjadi enggak sesuai,
Fokus pun bergeser..
Bukannya solve the problem,
Tapi demo bertubi abisin energi...
Rasanya aneh juga bisa mikir begini,
Padahal sehari-hari masih manja..
Ini itu maunya beres,
Eniwei, positif thinking adalah kekuatan,
Humor juga pilihan yang gak pernah basi..
Dan meski fleksibel, bagpacker tetep punya fokus yang jelas
menuju suatu tempat yang diimpikan,
Tentunya dengan cara yang menyenangkan...
Cara yang dewasa...
Backpacker = Fleksibel = Fokus





Jumat, 15 Juni 2012

TANYAKAN

"Selidikilah hatimu sendiri dengan tekun, karena dari dalamnya mengalir persoalan kehidupan"

Akhir-akhir ini aku membiasakan diri
untuk bertanya
ke diri sendiri
sebenernya maunya apa sih?

(pada keadaan menimbang-nimbang, antara pilihan dan resiko, antara perasaan dan logika, antara keinginan dan kemampuan, antara ketentuan dan ketidakstabilan )


Selasa, 12 Juni 2012

MANUSIA SERAGAM

Sekarang ini kita menjumpai individu yang berperilaku seperti manusia yang bergerak otomatis, yang tidak tahu atau tidak mengerti dirinya sendiri, dan satu-satunya orang yang dikenalnya adalah orang seperti yang seharusnya, yang obrolan tanpa maknanya menggantikan percakapan yang komunikatif, yang senyum sintesisnya menggantikan tawa yang asli, dan yang perasaan putus asanya menggantikan rasa nyeri yang asli. 

Dua pernyataan dapat disampaikan sehubungan dengan individu ini. Satu adalah bahwa ia menderita kerusakan spontanitas dan individualitas yang kelihatannya tidak dapat disembuhkan. Sekaligus dapat dikatakan bahwa ia pada dasarnya tidak berbeda dengan jutaan orang seperti kita yang berjalan di muka bumi. (Erich Fromm)



MEMUJA LAKI-LAKI

gak tau kenapa perempuan jarang merayu laki-laki
 mungkin masih dirasa tabu kali ya..

persoalan merayu justru semacam keindahan
dan sayangnya emang bener,
sebagian besar lagu yang aku denger cenderung maskulin
misalnya aja yang pop nih
"pejantan tangguh"nya Sheila on Seven
"papa rock and roll" nya The Dance Company
Apalagi Sandy Sandoro...
Nah yang paling bisa bikin aku kepikiran berhari-hari adalah
jelas sang Iwan Fals
Anjriit..
Bayangin aja dia nyanyiin lagunya "Denting Piano" ,
"Kumenanti Seorang Kekasih"
Terus "Mata Indah Bola Pingpong"
aku sebagai seorang perempuan jadi tertarik
untuk merayu laki-laki juga dong..
Ahaha.. logika yang aneh
maka ga perlu pake logika deh mikirnya
aku cuman ngerasa,
jangan-jangan emang iya sebagian besar penulis lagu emang laki-laki
dan perempuan emang merasa senang dinyanyiin.. hahaha...
entah kapan, nanti atau besok...
aku juga pengen bikin lagu yang bisa ngerayu,
ngrayunya sampe matiiih (hahahha)
trus pas sebelum manggung,
aku bilang gini nih
"ehm, jadi siapa yang mau aku rayu malam ini?"
bhahaha...
mungkin aku akan berusaha mengungkangkapkan
laki-laki dari sudut pandangku seperti apa
mungkin dipostingan berikutnya,,, aku akan memuja laki-laki... :)

Minggu, 20 Mei 2012

Rahasia Movie

Kali ini aku dapet kesempatan buat belajar bikin film.
Bersama mentor yang asik setingkat B.W Purbanegara.
Waktu itu aku dapet naskah tahap 1 dari Farida Susanti yang juga penulis novel.
Seiring waktu berjalan, kita banyak ngubah alur cerita, tujuannya ya bikin cerita jadi lebih efektif.
Disini aku belajar banget gimana caranya melakukan syuting efektif,
yang harapannya membantu cerita jadi nggak bertele-tele dan tentunya nggak over budget.
Over all terlepas dari urusan teknis, cerita ini emang "gue banget" .
At least aku menerjemahkan cerita ini dengan caraku.
Cerita "Rahasia" ini mengisahkan tentang pertemuan seorang anak perempuan dan bapak tua di kereta dalam perjalanan dari Jogja menuju Surabaya.
Perjalanan itu menjadi sebuah kesempatan untuk saling mengungkapkan rahasia yang selama ini mereka pendam.  
Please watching : "RAHASIA" movie.

Buat aku, setiap orang berhak mempunyai rahasia dalam hidupnya.
Entah itu anak-anak atau orang tua.
mungkin bila dianalogikan seperti kotak hitam di pesawat.
Isinya rekaman dan disimpan. Ruang seperti itu juga ada pada benang-benang syaraf memori di otak .
Kita bisa menyimpannya sampai merasa ingin mengungkapkan kepada orang lain. Atau justru harus menunggu hantaman keras baru bisa dilihat orang lain seperti kotak hitam. wew...
Seandainya semua pikiran bisa ditebak, mungkin kita bisa menemukan banyak cerita unik yg muncul dari apa yang ada dibenak orang.
Sayangnya menjadi tau juga bukan selalu jadi pilihan yang tepat apabila ternyata rahasia yang disimpan bukanlah berita baik.